Pages

Minggu, 25 Desember 2011

KOMA

Lagu 'If You're Gone' dari Rob Thomas menemaniku untuk memulai tulisan ini. Kali ini balkon rumah menjadi tempatku menikmati suasana malam ini. Sambil mataku terus tertuju ke atas langit, mencari bintang di malam hari. Tapi tak ada satupun bintang yang muncul pada malam ini.

Aku membakar sebatang rokok, dan kembali menulis tentang apa yang aku rasakan selama ini. Ya, dia lagi dan dia lagi. Entah sampai kapan aku terus berada dalam pusaran ke tidak pastian. Terlalu banyak ketidak pastian yang aku terima, dan hanyan menunggu. Aku tarik tiap hisapan rokok yang aku bakar. Sambil melihat kearah mana asap itu pergi. Ku hisap kembali dan aku bayangkan jika harapan yang aku dapat itu hanya seperti kumpulan asap. Yang perlahan-lahan akan menghilang ditiup sang angin. Begitu seterusnya.

Play list lagu di BlackBerry pun berganti. 'I will Survive'. Sontak lagu itu seperti mengingatkan aku untuk segera berjuang keluar dari situasi ini. Tapi aku sadar, tidak akan mudah keluar dari ini semua. Kenapa begitu? Terlalu banyak kenangan manis yang telah aku jalanin bersama dia. Bagiku dia seperti wanita dari planet lain. Dia bisa membuat perbedaan dalam setiap hari-hari yang aku lalui. Setiap malam aku terus berfikir. Sedang apa dia dengan kekasihnya itu. Tertawa, diskusi, atau bercinta?. Sebenarnya itu bukan hal penting yang harus aku pikirkan. Seharusnya aku tetap fokus berfikir mencari cara yang tepat untuk membawaku keluar dari semua ini.

Aku harus sadar. Sesunguhnya bola sedang berada dikakiku. Satu passing yang aku lakukan akan menjadi fatal jika salah tujuan. Kesalahan bisa menyulitkan aku untuk menuju sebuah goal. Ya, aku harus melangkah dan ambil sikap tegas dari semua ini. Meskipun seribu kata sayang keluar dari mulutnya. Karena yang aku butuhkan hanyalah kepastian dan keberanian dalam menentukan pilihan. Memang setiap pilihan itu pasti ada konsekuensi yang harus ditangung. Tapi tentunya aku harus mencari dimana konsekuensi terkecil yang akan aku dapat, jika mengambil sebuah keputusan.

Koma. Ya, itulah yang sedang aku alami. Koma dalam mengambil keputusan. Koma dalam situasi. Koma dalam kepercayaan diri.

ABSURD

Gw gak ngerti apa sebenernya yang gw cari dari dia. CINTA?. Terkadang rasa putus asa terus dateng. Semakin sering gw liat Avatar Twitter-nya itu bikin gw drop. Ditambah kondisi internal yang gak bagus-bagus amat. Ya, nambah bikin drop dan suntuk.

Saat kaya gini gw butuh temen buat curhat dan temen buat ngeluapin keluh kesah gw. Tapi siapa?. Yang ada di otak gw cuma dia. Yaa, dia yang ada di Ciputat. Bisa ketemu dia aja udah cukup buat ngelupain hal-hal yang gak ngenakin dipikiran. Gw sadar sesadarnya, gw gak punya hak buat terlalu intens ketemua dia. Yudh, MemoPad sama Blog jadi temen gw buat curhat deh.

Entah, mungkin ini yang bikin rasa benci gw sama Desember itu semakin besar. Susah banget buat keluar dari semua situasi ini. Rasa capek semakin dan semakin besar. Tapi apa boleh dikata? Gw harus lawan itu semua. Dan berharap January cepet dateng dan ngegiring gw keluar dan pergi jauh dari ini semua. Hidup emang gak segampang bacot si Mario yang katanya Teguh. Ya, tapi apa boleh dikata. Gw cuma manusia biasa. Gw butuh orang hebat yang bisa ngasih support untuk menopang gw supaya tetep berdiri tegap.

Disisi lain. Ada beberapa orang yang sering curhat dan minta saran dari gw. Tapi, dia gak pernah tau kalo sebenernya gw ini dalam keadaan koma. Lebih tepatnya koma disegi mental dan kepercayaan diri. Entah apa yang membuat mereka nyaman dengan semua saran dan kritik dari gw. Apa karena gw berhasil menipu mereka, dengan menunjukan diri kalo gw baik-baik aja dengan situasi ini. Ya, memang sih ada beberapa orang yang bilang gw hebat dan mereka salut, karena gw bisa bertahan dalam situasi ini. Tapi mereka gak pernah sadar kalo gw koma. Entahlah.

Berharap yang di Ciputat untuk tetap terus ada buat gw? Rasanya itu mustahil. Iyalahhh mustahil. Dia itu udah milik orang lain, lagi pula orang tua yang di Ciputat juga lebih seneng sama pasangan anaknya yang baru. Laah gw? Siapa gw? Hahahaa. Cuma bisa menghayal tiap hari.

Socrates sendiri pernah bilang ke Plato. "Semakin kau cari kesempurnaan, semakin tak pernah kau dapatkan". Yaa yaa yaa yaaa itu memang benar. Kodrat manusia itu sendiri memang tidak pernah ada puasnya. Apa yang udah dia dapat, dia akan selalu berfikir, jika akan ada yang lebih baik didepan sana. Meskipun itu baru sekedar mengira-ngira.

Ahh semakin gak jelas aja alur cerita ini. Sunguh absurd. Tapi sudahlah jangan pernah pikirin ujung perjalanan ini. Toh, ujung perjalanan ini nanti-nantinya juga berurusan dengan Tuhan.

Yaa, sekarang banyak-banyaklah melakukan hal positif dan menghibur untuk orang lain. Dengan menghibur orang lain, maka kalian bakal banyak disayangin orang. Kaya gw ini loh. Banyak orang yang sayang sama gw. Heheheheee sedikit narsis. Ehh, tapi dengan catetan! Jangan menghibur orang kalo ada maunya dan pilih kasih. Semua sama kok.

"what it can't kill you. will make you stronger". Kutipan dari Georg Wilhelm Friedrich Hegel. Filsuf asal Jerman. Tapi yaa sudahlah, gak penting-penting amat. Yang penting gw suka sama kalimat itu.

Entah sampe kapan gw bisa kuat berada didalam situasi seperti ini. Situasi yang sangat amat sulit untuk gw cari jalan keluarnya. Mungkin, cepat atau lambat gw bakal pergi jauh tanpa bisa menyelesaikan situasi di dalam kehidupan gw. Bisa dibilang pergi sebagai pecundang. Ya, pecundang yang pergi tanpa mau menantang maut. Secepatnya gw akan pergi. Itu PASTI.

Sabtu, 26 November 2011

Untuk Delapan

Kau yang sangat paham dengan teori cinta: mencintai, mengasihi, dan memberi segalanya termasuk kesabaran. Tapi sesunguhnya kau kurang fasih dalam menerapkan peraktik. cinta. Begitu mudah melepas, begitu mudah perpaling, dan begitu mudah menghapus.

Ya, aku bisa saja berbuat apa yang telah kau lakukan sekarang ini. Tapi itu bakanlah "aku" ya, aku tidak bisa dengan mudah membuang semua memory-memory Indah. Yang aku tau, definisi cinta itu: "mampu atau tidaknya. seseorang menjaga keutuhan cinta, sekalipun mendapat kekecewaan yang mendalam".

Kadang ada yang mengatakan "Cinta tidak harus memiliki" ya, itu tidaklah salah. Tapi menurutku itu cuma berlaku untuk orang-orang yang berputus asa. Kenapa aku bilang itu orang-orang putus asa?. Jika dia tidak bisa mengejar cintanya, percayalah cepat atau lambat dia akan melupakan dan berpaling. Tapi sudahlah, ini semua tak lepas dari kesalahanku. Kejarlah semua hal yang kau "cinta". Jangan mudah untuk kau lepas kembali. Kejarlah, kejarlah!!. Jangan pernah lelah untuk mengejar.

Tapi entah mengapa, keyakinan tentang ekspektasi ku kepada delapan, amat teramat besar. Saat surat ini aku tulis. Aku yakin, cinta delapan untuk ku masih sangatlah besar. Jika secara kasarnya "kau hanya mencari pelarian". Kau cari pelarian karena kau telah tertipu dengan semua kepura-puraan ku. Pura-pura tak mencintai mu, pura-pura membenci mu, dan pura-pura melupakan mu.

Maaf jika praduga ku salah dalam menerka. Namun, jika praduga ku ini benar. Aku mohon dengan sangat kepada. delapan: katakan jika kau memang cinta, berharap, dan menginginkan aku. Ayo! Kita keluar dari kepura-puraan ini sebelum semua terlambat lebih jauh.

Senin, 21 November 2011

Kisah Indah Dan Kisah Sedih di GBK

Sepak Bola mempertemukan aku dan dia. setelah beberapa bulan komunikasi diputus oleh seorang mantan. Nada SMS masuk berdering dari sebuah telepon genggam. Isi pesan SMS itu cukup membuat aku terkejut. Kurang lebih pesan itu berisi "Halloo Randy Prasatya apa kabar? ". Sejenak aku terdiam dan berfikir dengan banyaknya pertanyaan yang muncul didalam kepala. "Kenapa dia nanya kabar gw? Apa iya, dia kangen sama gw?". Kemudian bergegaslah aku ke toko penjual pulsa. Karena aku tau, aku tidak mempunyai pulsa untuk membalas SMS tersebut. Setelah pulsa terisi, aku membalas dengan isi "Hai, Windy Melodya Listyanti!!
Kabar saya sangat baik, karena Indonesia masuk Final. Windy apa kabar?". Singkat cerita isi percakapan via SMS. Ternyata dia hanya ingin minta tolong untuk dicarikan dua tiket Final Sea Games cabang olahraga sepak bola. Dan aku menyanggupinya, meskipun aku tahu jika dia tidak akan menyaksikan partai final bersama-sama dengan-ku.

Aku jemputlah dia dikampus tempat dia menuntut ilmu dan aku menunggu ditempat biasa ketika aku masih menjalin sebuah hubungan yang sangat SPESIAL. Sesampai di GBK, tiket yang aku janjikan untuk dia, ternyata tidak ada, yaa, calo menjadi alternatif terakhir. Kurang lebih hampir dua setengah jam kita berdua mencari tiket untuk menyaksikan partai final. Namun tidak ada satupun tiket yang harganya terjangkau oleh isi dompet. Aku lihat wajahnya telah penuh dengan keringat. Sebetulnya aku mau untuk menyeka keringat yang sudah mulai membasahi wajahnya. Tapi, aku tidak mau terlihat jika aku peduli dengan dia. Yaa, aku tidak mau dia tahu jika aku PEDULI dengan dia.

Waktu hampir menunjukan pukul 16.30 itu pertanda kekasih barunya akan segera tiba. Aku terus mempercepat jalan dan melihat kanan kiri mencari keberadaan para calo tiket. Tapi tetap tidak ada satupun calo tiket yang harganya bersahabat. Disaat itu pula, kekasih barunya menelfon dan menanyakan keberadaannya. Jelas aku kesal, karena itu pertanda kebersamaan aku dan dia akan segera selesai. Kemudian aku mengantarkannya menuju salah satu Mall yang berada disekitar GBK, namun tanpa selembar tiket.

Kami berdua berpisah. Dan pada saat itu rasanya aku ingin sekali membawa pergi dia sejauh mungkin, hingga kekasih barunya tak bisa menemukannya. Tapi itu mustahil, karena aku tahu jika dia tidak lagi memiliki perasaan seperti dulu. GBK semakin gelap, dan antrian pintu masuk makin tak karuan. Akupun terus bertanya pada diriku sendiri "dia udah masuk dan duduk manis, belum yaa?". Aku terus bergelut dengan ratusan penonton yang ingin masuk melalui pintu VII. Dan setelah sampai pada tempat duduk yang nyaman, aku coba memutar pandangan mata kesetiap tempat duduk untuk mencari keberadaannya. Namun, sangat sulit karena belum tentu aku dan dia berada dalam satu sektor yang sama.

Aku senang GBK bisa mempertemukan aku dan dia kembali. Tapi aku sedih GBK juga memisahkan aku dan dia kembali.
Dan aku akan terus mencintai dia, meskipun itu Gak Penting-Penting Amat menurut dia.

Kamis, 27 Oktober 2011

Berartikah Sumpah Pemuda?

28 Oktober 1928 merupakan salah satu bukti bagaimana besarnya andil para Pemuda dan Pemudi Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Ratusan Tahun tertindas dan dijajah, membuat para Pemuda Indonesia bersatu demi menjaga harkat dan martabat suatu Bangsa. Perjuang dan tekad para Pemuda itulah yang mengantarkan Indonesia ke gerbang kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Rumusan Sumpah Pemuda itu sendiri ditulis oleh Moehammad Yamin. Dan dibacakan oleh Soegondo.
Yang berisi sebagai berikut.

1.Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.

2.Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

3.Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Tapi, apa masih banyakkah para Putra dan Putri Indonesia yang paham isi Sumpah Pemuda? atau mungkin masih adakah Putra dan Putri yang hafal isi Sumpah Pemuda?. Sunguh mengherankan dan memang ini nyata! Dari Lima orang teman yang saya ajukan pertanyaan berkaitan dengan perihal Sumpah Pemuda, hanya dua yang mampu menjawab isi Sumpah Pemuda. Kedua orang tersebut bernama Nurhidayat dan Mita. Mereka berdua mampu menyebutkan isi Sumpah Pemuda.

Nurhidayat sendiri mengatakan dia belum bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Meskipun dia tidak tahu sejauh mana sejarah lahirnya Sumpah Pemuda, namun, kelak ia berciat-cita untuk memberantas Korupsi di Negara ini. Sedangkan Mita sendiri mengatakan lupa dengan sejarah lahirnya Sumpah Pemuda. "Belajar dan meraih nilai yang baik dibidang pendidikan, itu sudah cukup untuk memberikan andil bagi penerus Bangsa". Masih menurut Mita, "dengan belajar dan mendapatkan pekerjaan yang baik itu sudah pasti akan berefek baik untuk Negara ini".

Mereka berdua hanyalah sebagian contoh kecil dari Ribuan Pemuda yang masih mempedulikan Bangsa ini. Tapi, sadarkah kita, seberapa penting kita menghafal dan memahami isi Sumpah Pemuda?. Menghafal tanpa menjalankan maksud isi Sumpah Pemuda tersebut jauh lebih buruk dari pada seorang yang tidak hafal dengan isi Sumpah Pemuda.

Belum lama ini, saya melihat para Pemuda yang menderita HIV Aids mampu mengharumkan nama Indonesia dipentas dunia, yaitu juara di Turnamen Homeless World Cup 2011 Paris. Melalui wadah Rumah Cemara, mereka mampu Finis diperingkat enam dari tujuh puluh peserta. Indonesia sendiri berhasil meraih penghargaan pendatang baru terbaik. Dan Ginan Koesmayadi salah satu pemain Indonesia diajang HWC 2011 mampu membawa pulang penghargaan Best Player diajang tersebut.

Sebagai Pemuda penerus Bangsa saya peribadi lebih cenderung banyak mengeluh terhadap pemerintahan ini, tanpa harus tahu apa yang meski saya perbuat. Mereka yang hidup dengan penyakit yang mematikan justru mampu memberikan kontribusi yang sangat membanggakan untuk Bangsa ini.

Contoh tersebut semoga mampu memberi Spirit untuk para pemuda, agar dapat berjuang dan bersemangat melalui hari-hari yang positif untuk Bangsa ini. Seperti didalam syair lagu Nasional - Bangun Pemuda Pemudi - karya A.Simanjuntak.

Jumat, 21 Oktober 2011

Coretan Yang Tak Akan Pernah Menjadi Penting

Semua berawal dari kepanitiaan Orientasi, awal aku melihatnya dia sangat biasa saja. Namun Nani memiliki senyum yang sangat istimewa. Aku pun mencoba untuk lebih memperhatikan setiap gerak-geriknya. Yaa, ternyata dia memang memiliki wajah yang biasa saja, namun ketika dia senyum dan tertawa ada sesuatu yang spesial. Dia terlihat sangat menarik. Aku pikir wanita seperti itu tidak akan pernah bosan untuk dipandang. Menurutku, Nani sendiri tipikal wanita yang ramah dan mudah beradaptasi dengan orang lain.

Dan lucunya aku tidak sengaja melihat dia menangis. Entah mengapa dia menangis aku tidak tahu. Wajahnya semakin menarik ketika mengeluarkan air mata. Ketika dia menangis aku tidak mau mencoba untuk menenangkannya, karna aku tak mau ada yang melihat dan salah menafsirkan maksudku. Lagi pula ketika sedang menangis dia sudah terlebih dahulu ditenangkan oleh Ketua Orientasi. Akupun pergi dengan rasa penasaran kenapa dia menangis.

Ternyata bukan aku seoranglah yang tertarik dengan Nani. Kurang lebih ada tiga orang termasuk dengan diriku. Dua orang ini terlihat begitu aktif dan argesif dalam pantauanku. Tapi dengan keaktifan dan keagresifan mereka, tak lantas harus membuatku untuk ikut meniru caranya. Bukan tipikalku bergerak secara aktif dan agresif demi mendapat perhatian wanita. Aku lebih suka memilih Defensif. Lagi pula Nani juga sudah memiliki kekasih. Jadi buat apa aku harus ikut aktif dan agresif?.

Selasa sore disebuah Toserba Hang Lekir. Hampir seluruh panitia Orientasi berkumpul disana. Dan tenyata Nani juga hadir disana. Kami semua berbincang bincang. yaa, entah apa yang dibicarakan aku tak mengerti. Aku pikir itu evaluasi, tenyata hanya berkumpul biasa. Namun awal aku tiba disebuah Toserba ternyata aku duduk dimeja yang sama bersama Nani dan yang lain. Aku duduk diposisi Utara dan Nani duduk diposisi Selatan. Dengan posisi duduk seperti itu tak lantas membuat kami bersendagurau sambil berbincang. Sebenarnya aku ingin mengajak dia untuk berbincang sealakadarnya. Namun, tidak ada keberanian dari diriku.

Tak terasa waktu sudah hampir Magrib. Nani pun pamit kepada kita semua untuk pulang kerumah. Dan sekitar satu jam setelah Nani pulang, ada beberapa orang yang berkata padaku "lu, suka sama Nani?" Aku pun terkejut mendengar pertanyaan itu. "Lu, ngomong apa sih?" Nada sepontan itu langsung keluar dari mulutku. Suasana mulain berubah, banyak yang bertanya apa benar aku suka sama Nani. Dan aku menjawab "iya, gw tertarik sama dia. Tapi dia udah punya pasangan" sampai sekarang aku masih heran, kenapa bisa muncul pertanyaan seperti itu, sedangkan aku hanya bicara kepada satu orang kala itu. Namun orang yang tahu hal itu, dia tidak hadir bersama kami.

Akupun tak mau ambil pusing hal unik ini. Aku tahu ini hanya sekedar rasa tertarik yang sesaat. Karena mungkin esok, lusa, dan bahkan seterusnya, aku dan Nani tidak akan saling tatap muka kembali. Walaupun sebenarnya aku "ingin".

Jumat, 30 September 2011

Sebatas Tahu Sama Tahu

Empat tahun yang lalu kita pernah saling mengutarakan isi hati kita masing masing. Namun, kita tak pernah menjalin hubungan yang spesial. Ya, hanya sebatas tahu sama tahu.

Banyak cerita yang tidak kita ketahui karena besarnya rasa munafik kita. Ya, munafik untuk saling memiliki. Dan sekarang kita hadir dan bertemu melalui sebuah media, dimana media tersebut memang sangat mudah untuk melakukan komunikasi jarak jauh. Kita terakhir bertemu dibulan Februari, tepatnya disebuah Rumah Sakit.

Kau memulai sebuah pembicaraan, kau mulai sebuah pertanyaan. Aku lanjutkan pembicaraan, aku jawab pertanyaan. Pertanyaan itu pun hanya sekedar saling ingin mengetahui bagaimana hubungan kita dengan masing masing pasangan kita.

Kau terlebih dulu selesai, aku belum lama selesai. Kau bicara tentang jodoh. Kau bilang "kalo emang jodoh gak kemana".

Sekarang aku pun tak akan pernah tahu. Apa mungkin semua rasa yang dulu kita saling tahu sama tahu, masih tetap ada? Ya, meskipun itu hanya sekecil debu. Debu yang mudah hilang jika tertiup angin, debu yang mudah hinggap jika lama terdiam. Terdiam dari absurdnya suasana hati.

Aku tawarkan kau sebuah kopi, dan aku memilih beer. Kau bilang kita bertolak belakang. Aku bilang "iya, kita memang selalu bertolak belakang". Dan kau hanya berkata "sempet sempetnya".

Dulu kita tahu sama tahu. Dan kini? Hanya diri kita masing masing yang tahu. Sampai sekarang cerita kita hanya sebatas misteri. Misteri dari sebuah ke munafikan.

Selasa, 27 September 2011

Pembuktian Kekuasaan Uang

Manchester City akan menjalankan debut tandangnya yang pertama kalinya di Liga Champions saat menghadapi Bayern Munchen, di Allianz Arena, Pada hari Rabu 28 September 2011.

Pertandingan tersebut sekaligus sebagai pembuktian Manchester City, jika dia memang layak untuk berlaga di pentas sebesar Liga Champions sebagai pendatang baru.

Dipertandingan pertama Manchester City ditahan Imbang 1-1 oleh Napoli di kandang sendiri. Hasil tersebut jelas membuat banyak kalangan pengamat dan pencinta sepak bola, yang masih mempertanyakan mental para pemain Manchester City, yang berlabel pemain kelas dunia.

"Kami datang kemari Untuk menang, itu semua bisa terjadi. Tapi kami sadar itu bukanlah hal yang mudah" ujar Roberto Mancini di situs resmi Manchester City.

Jika Manchester City gagal mencuri poin penuh, ini bisa menjadi signal yang kuat, bahwa uang yang dikeluarkan secara jor-joran oleh sang pemilik klub yaitu Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan, untuk membeli para pemain bintang seperti, Teves, Dzeko, Aguero, Nasri dan masih banyak lagi pemain bintang lainnya yang didatangkan ke City of Manchester Stadium. Tentu ini bukan sebuah solusi untuk membangun sebuah tim yang tangguh di level Internasional antar klub. Seperti apa yang telah dilakukan oleh Roman Abramovich di Chelsea.

Tentu jelas Sheikh Mansour tidak ingin kejadian serupa menimpa klub miliknya, yang dia beli pada tahun 2008. Mengingat baru satu gelar yang diraih Manchester City di era kepemilikannya yaitu, Piala FA. Kemenang atas Bayern Munchen mutlak harus diraih oleh Pasukan Roberto Mancini.

Sabtu, 03 September 2011

Cinta Sejati itu Ada?

Terkadang manusia terlalu naif dalam mendefinisikan arti cinta.
Manusia sering kali terjerumus akan makna cinta yang sempit, bahkan bisa dikatakan dangkal.
Tidak selamanya cinta itu harus bersama sama dengan orang yang selalu dipuja.
Karena cinta bukanlah seperti lembaga pengadilan yang harus selalu dibuktikan.

Semua orang selalu menginginkan cinta yang sempurna. Tapi menurut saya tak ada cinta yang sempurna di dunia ini. cinta yang sempurna hanyalah milik Tuhan. kata kata manis selalu terucap dikala manusia sedang dalam euforia percintaannya. selalu mengatakan "aku bisa menerima kamu apa adanya" tapi lihatlah ketika waktu terus berjalan, semua itu bisa berubah dalam sekejap, dan kebebasa tak akan ada lagi. Bahkan egoisme akan menjadi momok yang sangat menakutkan. akal dan logika tak bisa lagi jalan secara bersamaan. Bahkan kita bisa lebih takut terhadap kekasih pujaan kita, ketimbang orang tua kita yang pasti akan selalu ada dikala kita sedih ataupun senang.

Apa kalian rela melepas kebebasan anda demi sebuah kecintaan terhadap pujaan hati?
menurutku itu hal yang bodoh. mungkin untuk waktu yang singkat kalian akan mengatakan "rela".
Tapi percayalah, lambat laun anda akan merindukan kebebasan. tapi bukan berarti kebebasan yang jauh dari kontrol hal positif.

Dan sekali lagi saya katakan cinta itu tidak selamanya harus dibuktikan. Tapi cukup dengan diresapi, dirasakan, dan dipahami. cinta yang tulus itu akan muncul dengan sendirinya. Tanpa harus selalu dibuktikan, lambat laun bukti cinta itu akan muncul dengan sendirinya.

Kamis, 01 September 2011

Akhirnya Jarwo ke Eropa

Ada dua anak muda yang terlahir dengan nasip yang berbeda. Namun merak berdua begitu akrab dan selalu bermain bersama. Dua anak itu bernama, Jarwo dan Jimmy. Jarwo terlahir dari keluarga yang serba kekurangan, Ayah nya hanya seorang kuli bangunan dan Ibu nya seorang pembantu Rumah Tangga. Sedangkan Jimmy terlahir dari keluarga yang mapan, Ayah nya seorang Dokter dan Ibu nya seorang Pegawai Negri. Jarak Rumah mereka tidaklah jauh, kurang lebih hanya berjarak tiga puluh meter. Saat siang mulai berganti sore, Jarwo selalu pergi ke lapangan yang tidak jauh dari Rumahnya. Disana setiap sore Jarwo berlatih sepak bola. Maklumlah, karena terlahir dari keluarga yang kurang mampu, Jarwo hanya menghabiskan hari harinya dengan berlatih sepak bola. Berbeda dengan Jarwo, Jimmy selalu disibukan dengan urusan sekolahnya. Namun jika sudah pulang sekolah, Jimmy selalu menyusul Jarwo yang sudah terlebih dahulu berada dilapangan. Dan tibalah Jimmy di Lapangan. "Hai, Jarwo!" Ujar Jimmy menyapa Jarwo di lapangan. "Cepat kau pakai sepatu bola mu, Jim!" Setelah Jimmy selesai memakai sepatu, mereka berdua melakukan pemanasan untuk meregangkan otot otot badan. Setelah selesai pemanasan mereka berdua memulai latihan dasar dengan melakukan passing passing dekat. Hampir setiap sore seperti itulah kegiatan mereka berdua. Jarwo memang memilik cita cita untuk menjadi pemain sepak bola profesional. Berbeda dengan Jimmy, yang menyukai sepak bola sebatas hobi. Jimmy hanya ingin bercita cita menjadi Dokter, seperti Ayah nya. Setiap waktu Jarwo selalu berkhayal, kelak dia bisa menjadi pemain sepak bola profesional, karena menurut Jarwo hanya sepak bola lah yang bisa merubah nasip keluarganya. Suatu hari ada sebuah kompetisi antar kampung. Jimmy mengajak Jarwo untuk membentuk sebuah tim. "Jar, ada kompetisi nih, dikampung sebelah. Mau ikut gak?" ujar Jimmy kepada Jarwo. "Wahh boleh tuh Jim, ayo kita bentuk Tim!". Kemudian Jarwo dan Jimmy mulai mencari tambahan pemain untuk masuk kedalam Tim nya. Dan mereka berdua berhasil mendapatkan pemain yang dibutuhkan. Ceritanya Bersambung dulu yaa!..

Sejarah Berdirinya Juventus

SERI A - Lebih dari seabad silam, sekitar 15 orang pelajar berusia 14-17 tahun dari Sekolah Menengah Massimo d'Azeglio beserta dua orang pe-reparasi sepeda berusia 20 tahun, Eugenio dan Enrico Cavari, sering menggelar pertemuan. Dari pertemuan rutin tersebut ternyata mampu menghasilkan proyek yang positif. Tepatnya pada 1 November 1897 mereka membentuk sebuah klub sepakbola bernama Sport Club Juventus sebagai wadah untuk menyalurkan minat mereka bermain sepakbola. Juventus sendiri sebenarnya berasal dari bahasa latin "Iuventus" yang bearti muda. Nama Juventus tersebut memang sengaja dipilih untuk menandakan kalau para pendirinya adalah sekumpulan anak-anak muda. Kemudian Enrico Cavari salah satu dari pemuda paling tua juga pe-reparasi sepeda tadi, yang ahirnya menjabat sebagai Presiden pertama klub ini. Pada masa jabatannya juventus sering bergonta - ganti homebase. Namun disamping itu, sepak terjang di dunia sepakbola lokal disegani para pesaingnya yang lebih dulu berpengalaman. Pada masa debutnya di kejuaraan Italia tahun 1900 kostum yang digunakan juventus berwarna pink. Sementawa kostum hitam putih baru mereka gunakan pada tahun 1903. Pergantian warna kostum sendiri terjadi karena kostum yang dipesan di Nottingham County salah warna, yang seharusnya hitam pink menjadi hitam putih. Dan dari warna kostum hitam putih itulah julukan I Bianconeri yang bearti Hitam Putih serta Le Zebre yang bearti Si Zebra. Seiring dengan sukses Juventus meraih gelar demi gelar diberbagai kompetisi, julukan - julaukan lain mulai bermunculuan. Adalah La Vecchia Signora julukan yang mempunyai arti Si Nyonya Tua. Julukan itu sendiri diberikan oleh tifosi Juventus dengan maksud membanggakan klub tersebut yang sudah kenyang pengalaman, prestasi dan kebesaran. Atau dengan kata lain Nyonya adalah panggilan untuk orang yang dihormati, Tua menunjukkan orang yang memang sudah sarat akan pengalaman. Julukan tersebut muncul seiring dengan merebaknya kelompok supporter Juventus di kota Turin yakni pada tahun 1970-an, dan semakin ramai lagi pada tahun 1980-an. Lebih tepatnya pada musim 1981/1982, yaitu saat Juventus meraih scudetto yang ke-20, yang kemudian membuat Juventus kembali menerima Stella d’Oro al Merito Sportivo atau bintang emas untuk yang ke-2 kali. Tak puas dengan julukan itu, para Juventini membuat satu julukan lagi. La Fidanzata d'Italia adalah julukan yang kemudian mereka berikan kepada klub kesayangannya itu. Julukan yang bearti Kekasih Italia itu diberikan dengan maksud bahwa sebagai klub terbesar di Italia yang menjadi kebanggaan sebagaian besar rakyat negeri pizza, Juventus layak bersanding dengan Timnas Italia yang dicintai semua kalangan masyarakat Italia. Dengan kata lain jika Timnas Italia dicintai seluruh warga Italia, maka Juventus dijadikan kebanggaan lebih dari 10 juta warga Italia. Jumlah yang jauh dibandingkan jumlah tifosi AC Milan yang menduduki urutan ke-2.

Jeny oohhh Jeny

Cerita yang akan aku tulis ini sebuah kejadiannya dari sifat salah seorang teman ku. Namun didalam cerita ini akan aku samarkan nama pelakunya tersebut.

Jeny, aku mengenal sosok Jeny kurang lebih dua tahun yang lalu. Aku mengenal Jeny dari salah satu temanku, sebut saja namanya Fitri, yang menurut Fitri dia adalah teman dekatnya di kampus. Jeny yang aku lihat pertama kali seperti orang yang berperilaku baik, namun ada satu sifatnya yang kurang baik dikala itu. Yaitu, dia sebagai wanita perokok berat. Tapi aku baru benar benar mengenal karakter dan sifat Jeny dalam kurun waktu enam bulan belakangan ini. Lama tidak bertemu, ternyata dia sudah memilik sifat yang aku rasa benar benar buruk. Ternyata si Jeny sudah menjadi wanita penikmat alkohol dan obat obatan. Memang kaget kala itu aku melihat dia.

Aku sempat perfikir heran, apa yang dia lakukan sekarang ini?, segala macam jenis obat obatan disikatnya dengan penuh nafsu. Tidak ada kompromi dengan segala jenis obat. Entah apa yang ada didalam otak dan fikirannya aku tidak mengerti. Kemudian aku menghubungi teman ku yang bernama Fitri, aku ceritakan semuanya tentang Jeny. Dia pun terheran, seolah tak percaya apa yang aku ceritakan.

Setelah aku mengenal sifat dan karakter Jeny yang sekarang ini, aku sudah tak ada simpatik dan keinginan untuk berteman kembali. Karena bukan hanya soal dia mengkonsumsi alkohol dan obat obatan, yang membuat aku enggan untuk berteman. Diluar hal itu, Jeny sendiri memiliki sifat pembohong menurut aku. Semua ucapan dan fakta selalu berbeda. Dan selalu menyusahkan jika bermain dengan dia, karena Jeny selalu tidak mau pulang jika waktu sudah larut malam. Teman teman ku yang lain pun sampai dibuat kelimpungan dengan sifat dia yang seperti itu. Bagaimana mungkin seorang wanita, tidak mau pulang ke Rumah dikala waktu sudah hampir subuh. Itu jelas jelas sangat menyusahkan.

Dan belum lama ini aku baru mengetahui sifat yang nyata dan bahkan teramat buruk menurut ku. Ketika itu aku dan teman ku mengantarkan Jeny yang dalam keadaan mabuk untuk pulang kerumah. Tapi aku baru mengetahui ternyata Rumah yang selama ini diakui oleh Jeny adalah bukan Rumahnya. Aku baru mengetahui hal itu dari salah satu teman ku yang ikut mengantar Jeny pulang. Memang kami setiap mengantar Jeny pulang selalu sampai depan pagar, dan Jeny selalu menyuruh kita untuk segera pergi setelah dia sampai di depan pagar, dengan alasan takut orang tua nya keluar. Setelah aku pikir pikir ada benarnya juga apa yang dikatakan oleh salah satu teman ku itu. Dan akhirnya setelah mengantarkan Jeny turun dan persis berada didepan pagar Rumah yang selalu dia akui, kami semua bergegas untuk pergi dari sana. Namun setelah aku dan teman ku mulai agak menjauh dari Jeny, kami semua memutuskan untuk membuktikan perkataan dari salah satu teman ku. Dua orang teman ku keluar dari dalam mobil untuk mengintip dari ujung gang, aku tetap berada didalam mobil bersama seorang teman ku. Kemudian dua orang teman ku yang mengintip dari ujung gang pun, telah kembali masuk ke dalam mobil. Dan ternyata benar, kalau Rumah besar yang biasa diakui oleh Jeny itu adalah bukan Rumahnya. Menurut dua orang teman ku yang tadi memata matai Jeny, dia mengatakan jika Jeny masih terus jalan lebih dalam ke arah gang yang lumayan kecil. Aku pun terheran, sejenak berfikir tentang apa yang ada didalam otak si Jeny. Kenapa dia juga harus berbohong dengan tempat tinggalnya. Apa tempat tinggalnya kecil atau buruk?, sehingga dia malu untuk menunjukan kepada teman temannya.

Kita sebagai mahluk hidup, sudah sepantasnya selalu bersyukur dengan segala karunia yang diberikan oleh Tuhan. Karena masih banyak orang yang kurang beruntung dari pada kita. Tidak usahlah malu atas apa yang sudah dimiliki. Tapi malulah jika selalu berbuat kesalahan.

Renungkan dan Pahami (tulisan satu tahun yang lalu)

Tak ada henti hentinya negara kita ini dilanda bencana.. Mulai dari kasus politik, tauran dimana mana, dan yg terakhir bencana alam.. Apa yang harus kita perbuat?.. Apa kita harus menyalahkan perilaku bangsa kita.. Sehinga Tuhan menegur keras melalui bencana alam.. Ada yg berpendapat bahwa kejadia ini semua akibat ulah manusia itu sendiri.. Tapi apa ada manusia yg tak luput dari dosa?.. Sepertinya tidak ada.. Karena ke sempurnaan hanya Tuhan yg punya.. Aku rasa tujuan Tuhan memberikan kita cobaan seperti ini sebagai ujian buat bangsa kita yg sedang porak poranda.. Ujian yg sangan berat memang.. Tuhan mungkin ingin melihat sejauh mana kesabaran dan rasa persaudaraan bangsa kita terhadap hal ini.. Apa kita harus berdiam diri? Atau kita harus menunggu instruksi agar kita mau membantu sesama.. Aku rasa hanya orang bodohlah yg berperilaku seperti itu.. Andai ada kesempatan untuk aku menginjakan kaki dilokasi bencana aku tak akan menyia nyiakan kesempatan itu.. Ingin rasanya menghibur anak anak kecil yg ada disana.. Aku yakin tarauma akan terus menghantui dibenak anak anak itu.. Kalau bukan kita yg peduli terhadap mereka siapa lagi?.. Apa kita harus berharap kepada pemerintahan kita yg sedang sibuk sibuknya menghabiskan uang rakyat untuk study banding ke luar negri?.. Hmmm sulit rasanya..

Saya menulis ini bukan atas ingin cari simpati.. Tapi coba kalian pikirkan lebih mendalam.. Bagaimana jika anda atau keluarga tercinta anda yg terkena musibah.. Kita semua saudara.. Sudah sepantasnya jiwa sosial kita lebih ditanamkan sejak dini..

Rabu, 31 Agustus 2011

Untuk JOSE MOURINHO (tulisan satu setengah tahun yang lalu)

Saya muak dengan segala pernyataan Mourinho yang menyerang ranieri..
sudah banyak artikel artikel yang saya baca diberbagai situs..
menurut saya ranieri lebih pintar ketimbang Mourinho..

Kenapa saya bisa mengeluarkan stetmen seperti itu?..
Ranieri selalu menangani klub klub dari bawah..
karir Ranieri mulai terlihat ketika membawa fiorentina promosi ke seri A..
kira kira itu ditahun 1993..
4 tahun dia di fiorentina...
dengan pemain yang apa adanya..
tapi dia bisa membawa fiorentina meraih gelar piala italy dan super italy ditahun 1996..

ditahun 1997,, Ranieri hijrah ke valencia..
lagi lagi dia harus membenahi tim yang sedang bermasalah..
2 tahun di valencia dia sukses membawa 2 gelar untuk valencia..
copa del rey dan supercopa de espana pada tahun terakhir menjabat..

kemudia dia hijrah ke atletico madrid 1999,, hanya 1 musim dia disana..
tanpa gelar di atletico madrid..

namun ditahun 2000 sampai 2004 ranieri ditunjuk untuk melatih chelsea..
lagi lagi ranieri harus membenahi tim mulai dari nol (0)..
hanya 1 gelar yang diberikan buat chelsea yaitu piala FA..
dia dipecat dan digantikan oleh mourinho..
dengan catatan chelsea sudah mulai hebat ketika diatangani ranieri..
mourinho hanya melanjutkan..

kemudian kembali berlabuh ke valencia ke parma ke juventus dan kini dia roma..
semua tim yang ditanganin ranieri selalu tim tim yang dalam masalah..
namun dia bisa merombak tim menjadi baik..
yaaa memang belum ada prestasi eropa yang didapatnya..

mourinho hanyalah sosok pelatih yang beruntung dia selalu berlabuh ditim tim yang bertabur bintang,, tidak seperti ranieri.. dia hanya mengandalkan pemain dengan apa adanya.. tidak banyak mengunakan pemain bintang..
contoh saat ini mourinho hanya serubah sedikit kekuatan inter milan yang ditinggalkan manchini..

saya akan mengakui mourinho pelatih hebat jika dia bisa membaw tim yang sedang mengalami kebobrokan atau tim yang biasa biasa saja menjadi tim yang hebat..

MOURINHO masih dibawah RANIERI..
jika anda memang hebat pindahlah ke sampdoria jangan ke Real Madrid..

Jika Semua Orang di Dunia Ini Kaya! (tulisan dua tahun yang lalu)

Tuhan menciptakan semua yang ada di Dunia pasti ada maksud dan tujuannya. Apa kalian pernah berfikir jika didunia ini tidak ada simiskin maupun sikaya. Mungkin kehidupan didunia akan terasa hampa tidak ada keanekaragaman kehidupan. Bahkan mungkin semua orang akan mementingkan dirinya sendiri. Sangat sulit memang membayangkan itu semua. Aku mulai berfikir itu semua ketika aku dengan dua orang temanku sedang melepaskan kejenuhan masa masa kuliah disebuah Mal yang ada di Jakarta. Saat aku melintas di sebuah Mal aku melihat seorang pria yang kira kira usianya tak jauh dariku sedang mengepel lantai Mal. Lalu terlintas sebuah pertanyaan diotak ku. “kenapa yaa kok orang seusia dia mau maunya kerja jadi OB (office boy)?,padahal dia masih muda,harusnya orang seusia dia bersenang senang kaya gw atau melanjutkan dunia pendidikannya”. Selama di Mal aku termenung memikirkan hal itu. Muncullah dua pertanyaan difikiran ku. “tuntutan ekonomi atau dia malas meneruskan pendidikannya yaa?”. Tiba tiba temanku yang bernama syahrul atau biasa dipanggil “maman” menepak pundak ku dan dia bertanya pada ku “kenapa sihh kok diem aja lu?”. Aku hanya menjawab “gak ada apa apa kok”. Lalu kita terus berkeliling kliling Mal sambil cuci mata melihat yang bening bening hheee. Tak lama kemudian aku melihat seorang bapak bapak yang kira kira usianya 45 tahun bergaya sangat mewah. Muncul kembali sebuah pertanyaan diotak ku. “apa bapak bapak itu pernah berfikir apa jadinya kalo di dunia ini semua orang berpenampilan mewah seperti dia?”. Lama lama aku jenuh memikirkan itu semua,tapi setiap aku melihat kekanan atau kekiri kenapa disini banyak sekali orang orang yang bergaya mewah. Tiba tiba secara spontan aku bertanya kepada dua temanku yang bernama yundi atau biasa dipanggil “peot” yang satu lagi “maman” yang tadi sudah aku sebutkan namanya. “ ehh ehh pernah gak sih lu mikir kalo didunia ini gak ada orang miskin?”. Temanku peot Cuma menjawab “ yaa pertanyaan lu ada ada aja dahh”. Kalo si maman menjawab “ meneketehe”. Tapi aku terus mendesak agar dia menjawab,,tetap saja jawabannya hampir sama seperti tadi. Setelah cukup lama mengelilingi Mal kami pun pergi mencari makan. Ketika sedang menunggu makanan datang aku kembali melontarkan pertanyaan yang sama seperti tadi. Tapi sial bagiku malang tak dapat ditolak kepala gw malah dikelepak. Masa gw dibilang kurang kerjaan mikirin gituan. Setelah makanan datang aku bilang kepada temanku. “ ehh ehh kalo mbak mbak sama mas mas itu jadi orang kaya pasti dia gak bakal jadi pelayan yaa?,,berarti kalo di dunia ini orang kaya semua kita bakal mati nih pasti gak bakal ada yang dagang,,semua orang kaya bakal bingung bagaimana mendapatkan makanan,,semua orang bakal maunya jadi BOS gak bakal ada OB,,petani,,nelayan,,pedagang dan sebagainya dahh”. Temanku hanya menjawab “iyaa juga sih”. Sungguh tuhan sangat hebat,,dia menciptakan segala sesuatu penuh perhitungan. Dari hal yang kecil sampai yang besar. Jadi tuhan menciptakan sikaya dan simiskin agar mereka dapat saling membantu. Yang kaya membatu yang miskin,,yang miskin jangan pernah menyerah untuk mencapai cita citanya.. “jadi bantu lahhh si penulis cerita ini soalnya skarang dia lagi kere,,jalan jalan ke Mal aja gak bawa duit makan pun dibayarin maman”..hheeee..

“Sory ceritanya gak jelas,,tapi ini cerita gak direkayasa kok sumpah dahhh”
Makasih buat Peot sama Maman yang udah jawab pertanyaan gw,,yaaa walaupun jawabannyaa ngaco.