Tuhan menciptakan semua yang ada di Dunia pasti ada maksud dan tujuannya. Apa kalian pernah berfikir jika didunia ini tidak ada simiskin maupun sikaya. Mungkin kehidupan didunia akan terasa hampa tidak ada keanekaragaman kehidupan. Bahkan mungkin semua orang akan mementingkan dirinya sendiri. Sangat sulit memang membayangkan itu semua. Aku mulai berfikir itu semua ketika aku dengan dua orang temanku sedang melepaskan kejenuhan masa masa kuliah disebuah Mal yang ada di Jakarta. Saat aku melintas di sebuah Mal aku melihat seorang pria yang kira kira usianya tak jauh dariku sedang mengepel lantai Mal. Lalu terlintas sebuah pertanyaan diotak ku. “kenapa yaa kok orang seusia dia mau maunya kerja jadi OB (office boy)?,padahal dia masih muda,harusnya orang seusia dia bersenang senang kaya gw atau melanjutkan dunia pendidikannya”. Selama di Mal aku termenung memikirkan hal itu. Muncullah dua pertanyaan difikiran ku. “tuntutan ekonomi atau dia malas meneruskan pendidikannya yaa?”. Tiba tiba temanku yang bernama syahrul atau biasa dipanggil “maman” menepak pundak ku dan dia bertanya pada ku “kenapa sihh kok diem aja lu?”. Aku hanya menjawab “gak ada apa apa kok”. Lalu kita terus berkeliling kliling Mal sambil cuci mata melihat yang bening bening hheee. Tak lama kemudian aku melihat seorang bapak bapak yang kira kira usianya 45 tahun bergaya sangat mewah. Muncul kembali sebuah pertanyaan diotak ku. “apa bapak bapak itu pernah berfikir apa jadinya kalo di dunia ini semua orang berpenampilan mewah seperti dia?”. Lama lama aku jenuh memikirkan itu semua,tapi setiap aku melihat kekanan atau kekiri kenapa disini banyak sekali orang orang yang bergaya mewah. Tiba tiba secara spontan aku bertanya kepada dua temanku yang bernama yundi atau biasa dipanggil “peot” yang satu lagi “maman” yang tadi sudah aku sebutkan namanya. “ ehh ehh pernah gak sih lu mikir kalo didunia ini gak ada orang miskin?”. Temanku peot Cuma menjawab “ yaa pertanyaan lu ada ada aja dahh”. Kalo si maman menjawab “ meneketehe”. Tapi aku terus mendesak agar dia menjawab,,tetap saja jawabannya hampir sama seperti tadi. Setelah cukup lama mengelilingi Mal kami pun pergi mencari makan. Ketika sedang menunggu makanan datang aku kembali melontarkan pertanyaan yang sama seperti tadi. Tapi sial bagiku malang tak dapat ditolak kepala gw malah dikelepak. Masa gw dibilang kurang kerjaan mikirin gituan. Setelah makanan datang aku bilang kepada temanku. “ ehh ehh kalo mbak mbak sama mas mas itu jadi orang kaya pasti dia gak bakal jadi pelayan yaa?,,berarti kalo di dunia ini orang kaya semua kita bakal mati nih pasti gak bakal ada yang dagang,,semua orang kaya bakal bingung bagaimana mendapatkan makanan,,semua orang bakal maunya jadi BOS gak bakal ada OB,,petani,,nelayan,,pedagang dan sebagainya dahh”. Temanku hanya menjawab “iyaa juga sih”. Sungguh tuhan sangat hebat,,dia menciptakan segala sesuatu penuh perhitungan. Dari hal yang kecil sampai yang besar. Jadi tuhan menciptakan sikaya dan simiskin agar mereka dapat saling membantu. Yang kaya membatu yang miskin,,yang miskin jangan pernah menyerah untuk mencapai cita citanya.. “jadi bantu lahhh si penulis cerita ini soalnya skarang dia lagi kere,,jalan jalan ke Mal aja gak bawa duit makan pun dibayarin maman”..hheeee..
“Sory ceritanya gak jelas,,tapi ini cerita gak direkayasa kok sumpah dahhh”
Makasih buat Peot sama Maman yang udah jawab pertanyaan gw,,yaaa walaupun jawabannyaa ngaco.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar