Manusia tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi setiap detik, setiap menit, setiap jam, dan setiap harinya. Semua penuh mister dan teka teki yang sulit untuk dipecahkan.
Kamis, 01 September 2011
Akhirnya Jarwo ke Eropa
Ada dua anak muda yang terlahir dengan nasip yang berbeda. Namun merak berdua begitu akrab dan selalu bermain bersama. Dua anak itu bernama, Jarwo dan Jimmy. Jarwo terlahir dari keluarga yang serba kekurangan, Ayah nya hanya seorang kuli bangunan dan Ibu nya seorang pembantu Rumah Tangga. Sedangkan Jimmy terlahir dari keluarga yang mapan, Ayah nya seorang Dokter dan Ibu nya seorang Pegawai Negri.
Jarak Rumah mereka tidaklah jauh, kurang lebih hanya berjarak tiga puluh meter.
Saat siang mulai berganti sore, Jarwo selalu pergi ke lapangan yang tidak jauh dari Rumahnya. Disana setiap sore Jarwo berlatih sepak bola. Maklumlah, karena terlahir dari keluarga yang kurang mampu, Jarwo hanya menghabiskan hari harinya dengan berlatih sepak bola. Berbeda dengan Jarwo, Jimmy selalu disibukan dengan urusan sekolahnya. Namun jika sudah pulang sekolah, Jimmy selalu menyusul Jarwo yang sudah terlebih dahulu berada dilapangan.
Dan tibalah Jimmy di Lapangan. "Hai, Jarwo!" Ujar Jimmy menyapa Jarwo di lapangan.
"Cepat kau pakai sepatu bola mu, Jim!"
Setelah Jimmy selesai memakai sepatu, mereka berdua melakukan pemanasan untuk meregangkan otot otot badan. Setelah selesai pemanasan mereka berdua memulai latihan dasar dengan melakukan passing passing dekat.
Hampir setiap sore seperti itulah kegiatan mereka berdua. Jarwo memang memilik cita cita untuk menjadi pemain sepak bola profesional. Berbeda dengan Jimmy, yang menyukai sepak bola sebatas hobi. Jimmy hanya ingin bercita cita menjadi Dokter, seperti Ayah nya.
Setiap waktu Jarwo selalu berkhayal, kelak dia bisa menjadi pemain sepak bola profesional, karena menurut Jarwo hanya sepak bola lah yang bisa merubah nasip keluarganya.
Suatu hari ada sebuah kompetisi antar kampung. Jimmy mengajak Jarwo untuk membentuk sebuah tim. "Jar, ada kompetisi nih, dikampung sebelah. Mau ikut gak?" ujar Jimmy kepada Jarwo. "Wahh boleh tuh Jim, ayo kita bentuk Tim!".
Kemudian Jarwo dan Jimmy mulai mencari tambahan pemain untuk masuk kedalam Tim nya.
Dan mereka berdua berhasil mendapatkan pemain yang dibutuhkan.
Ceritanya Bersambung dulu yaa!..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar