Pages

Sabtu, 03 September 2011

Cinta Sejati itu Ada?

Terkadang manusia terlalu naif dalam mendefinisikan arti cinta.
Manusia sering kali terjerumus akan makna cinta yang sempit, bahkan bisa dikatakan dangkal.
Tidak selamanya cinta itu harus bersama sama dengan orang yang selalu dipuja.
Karena cinta bukanlah seperti lembaga pengadilan yang harus selalu dibuktikan.

Semua orang selalu menginginkan cinta yang sempurna. Tapi menurut saya tak ada cinta yang sempurna di dunia ini. cinta yang sempurna hanyalah milik Tuhan. kata kata manis selalu terucap dikala manusia sedang dalam euforia percintaannya. selalu mengatakan "aku bisa menerima kamu apa adanya" tapi lihatlah ketika waktu terus berjalan, semua itu bisa berubah dalam sekejap, dan kebebasa tak akan ada lagi. Bahkan egoisme akan menjadi momok yang sangat menakutkan. akal dan logika tak bisa lagi jalan secara bersamaan. Bahkan kita bisa lebih takut terhadap kekasih pujaan kita, ketimbang orang tua kita yang pasti akan selalu ada dikala kita sedih ataupun senang.

Apa kalian rela melepas kebebasan anda demi sebuah kecintaan terhadap pujaan hati?
menurutku itu hal yang bodoh. mungkin untuk waktu yang singkat kalian akan mengatakan "rela".
Tapi percayalah, lambat laun anda akan merindukan kebebasan. tapi bukan berarti kebebasan yang jauh dari kontrol hal positif.

Dan sekali lagi saya katakan cinta itu tidak selamanya harus dibuktikan. Tapi cukup dengan diresapi, dirasakan, dan dipahami. cinta yang tulus itu akan muncul dengan sendirinya. Tanpa harus selalu dibuktikan, lambat laun bukti cinta itu akan muncul dengan sendirinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar